Menyapa Lapangan dengan Semangat Inklusif: Anak-anak Difabel Jadi Player Escort di Pertandingan Sepakbola didampingi Sadar Belajar

Sleman, 12 Oktober 2025 — Dalam semangat White Cane Day, Sadar Belajar berkolaborasi dengan PSS Sleman menghadirkan kampanye inklusivitas yang hangat dan penuh makna. Untuk pertama kalinya, anak-anak difabel binaan Sadar Belajar mendapat kesempatan menjadi player escort, mendampingi para pemain PSS Sleman memasuki lapangan Stadion Maguwoharjo.

Agenda ini menjadi simbol nyata bahwa sepakbola bukan hanya tentang pertandingan, tetapi tentang keberanian, kemandirian, dan ruang setara bagi semua. Kehadiran anak-anak difabel di sisi para pemain menjadi pengingat bahwa setiap orang berhak menikmati euforia sepakbola secara setara, tanpa batasan kemampuan.

Achmad Novrizal Hidayat, selaku pembina Sadar Belajar, menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir dari semangat White Cane Day, hari peringatan internasional untuk kesetaraan dan kemandirian penyandang disabilitas netra.

“Kami ingin mengirim pesan sederhana, bahwa lapangan hijau ini milik semua orang. Kolaborasi dengan PSS Sleman menjadi jembatan agar publik makin paham bahwa teman-teman difabel bukan objek belas kasihan, tapi subjek penuh semangat dan kemampuan,” ujarnya.

Pihak manajemen PSS Sleman, melalui Vita Subiyanto, turut memberikan apresiasi atas inisiatif ini.

“Kami sangat senang bisa menjadi bagian dari gerakan yang menghidupkan semangat inklusivitas di dunia sepakbola. Melihat anak-anak difabel berani melangkah di tengah stadion adalah momen yang menyentuh dan inspiratif,” ujar Vita.

Kegiatan ini menandai babak baru kampanye inklusif Sadar Belajar x PSS Sleman, yang sebelumnya juga mengadakan Sport for Unity. Kolaborasi ini diharapkan terus berlanjut agar stadion tidak hanya jadi tempat bertanding, tetapi juga ruang belajar tentang keberagaman dan empati.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *